Minggu, 29 Desember 2013

Sejarah Kesehatan Masyarakat

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Sejarah Kesehatan Masyarakat
Pengertian Kesehatan Masyarakat menurut winslow (1920) bahwa kesehatan masyarakat(public health) adalah ilmu dan seni:mencegah penyakit,memperpanjang hidup,dan meningkatkan kesehatan,melalui “usaha pengorganisasian masyarakat”untuk:
1. Perbaikan sanitasi lingkungan
2. Pemberantasan penyakit-penyakit
3. Pendidikan untuk kebersihan perorangan
4. Pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosis dini dan pengobatan.
5. Pengembangan rekayasa social untuk menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yang layak dalam memelihara kesehatannya.

SEJARAH KESEHATAN MASYARAKAT
        Berbicara kesehatan masyarakat tidak terlepas dari dua tokoh mitologi yunani yaitu
Asclepius dan Higeia.Berdasarkan cerita Mitos Yunani tersebut ascelepius disebutkan sebagai seorang dokter pertama yang tampan dan pandai meskipun tidak disebutka sekolah atau pendidikan yang di tempunya,tetapi diceritakan bahwa ia telah dapat mengobati penyakit dan bahkan melakukan bedah berdasarkan prosedur-prosedur tertentu dengan baik.
Higeia,seorang asistennya yang juga istrinya juga telah melakukan upaya kesehatan bedanya antara Asclepius dengan Higeia dalam pendekatan/penanganan masalah kesehatan adalah:
  • Asclepius melakukan pendekatan (pengobatan penyakit),setelah penyakit tersebut terjadi   pada seseorang.
  • Higeia mengajarkan kepada pengikutnya dalam pendekatan masalah kesehatan melalui “hidup seimbang”,sepeti mengindari makanan/minuman yang beracun,makan makanan yang bergizi (baik)cukup istirahat dan melakukan olahraga.Apabila orang sudah jatuh sakit higea lebih menganjurkan melakukan upayah-upayah secara ilmiah untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut ,antara lebih baik dengan memperkuat tubuhnya dengan makanan yang baik,dengan pengobatan/pembedahan.
             Dari cerita di atas dua tokoh di atas,berkembang 2 aliran/pendekatan dalam menangani masalah kesehatan.Kelompok pertama cenderung menunggu terjadinya penyakit (setelah sakit),yang selanjutnya pendekatan kuratif/pengobatan.Kelompok ini pada umunya terdiri dari dokter,dokter gigi,psikiater,dan praktisi-praktisi lain yang melakukan upaya-upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kesehatan(promosi) sebelum terjadi penyakit.
          Dalam perkembangan selanjutnya,seolah-olah terjadi dikotomi antara kelompok kedua profesi.yaitu pelayanan kesehatan kuratif (curative health care),dan pelayanan pencegahan/preventif (preventive health care).
Perbedaan antara Kuratif dengan Prventif:
A.Pendekatan Kuratif
• Dilakukan terhadap sasaran secara individual
• Cenderung bersifat reaktif (menunggu masalah dating,missal doter menunggu pasien di puskesmas/tempat prakter)
• Melihat dan menangani klien /pasien lebih kepada system biologis manusia /pasien hanya dilihat secara parsial(padahal manusia terdiri dari bio-psiko-sosial yang terlihat antara aspek satu dengan lainya.

B.Pendekatan Preventif
• Sasaran/pasien adalah masyarakat(bukan perorangan)
• Menggunakan pendekatan proaktif,artinya tidak menunggu masalah dating tetapi mencari masalah.petugas turun ke lapangan/masyarakat mencari dan mengidentifikasi masalah dan melakukan tindakan.
• Meliha klien sebagai makhluk yang utuh,dengan pendekatan holistic.Terjadiya penyakit tidak semata karena terganggunya system biologis tapi aspek Bio-psiko-sosial.


1 komentar: